Subscribe RSS
Jelang Pemilu 2019, Bupati Gresik Minta Pengamanan Diperketat Apr 10

Pemilu 2019 akan semakin dekat, Bupati Gresik, Jawa Timur, meminta pengamanan agar lebih diperketat di kota berjuluk Republik Wali ini. Agar pelaksanaan pesta lima tahunan tersebut dapat terselenggara dengan lancar tanpa hambatan dan semoga berjalan dengan aman.

Pada hari selasa (2/4/2019) pagi, Bupati Gresik menyaksikan langsung apel pengamanan dan simulasi tersebut. Demi teciptanya kondisi pemilu 17 April mendatang.

Kegiatan apel dan simulasi yang dilakukan dalam rangka sistem pengamanan kota atau disingkat “SISPAMKOTA ” . Simulasi pengamanan tersebut dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polres Gresik dan bekerja sama dengan TNI Kodim 0817/Gresik.

Dalam kesempatan yang berbahagia tersebut, Bupati meminta agar pengamanan di wilayah gresik dilakukan dengan sangat ketat untuk menghindari agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Dirinya juga menyampaikan kita harus saling bekerja sama agar pemilu dapat berjalan kondusif dan menjamin stabilitas pelaksanaan pemilu serentak.

“Perlu diadakannya persiapan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam melaksanakan pencoblosan mendatang. Oleh sebab itu, simulasi Sispamkota sangat penting untuk dilakukan,” ungkapnya.

Bupati Gresik sambari membeberkan hal tersebut, simulasi bertujuan untuk memperlihatkan contoh adegan konflik yang terjadi saat kegiatan kampanye, pendistribusian kertas suara.

Kemudian juga saat pelaksanaan pemilu, seperti pembebasan sandera sampai pada simulasi penjinakan bom oleh tim penjinak bom yang didatangkan dari Polda Jatim.

“Walaupun seluruh personel dari berbagai jajaran sudah memperlihatkan kesiap siagaan mereka dalam mengamankan jalannya pemilu, akan tetapi kami selalu berdoa dan optimis agar kejadian yang tidak diigninkan tersebut tidak akan terjadi pada penyelenggaraan pilpres dan pileg yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 nantinya,” kata Bupati Sambari.

Bupati Sambari mengharapkan agar supaya jangan sampai ada perasaan masyarakat yang tidak puas terhadap penyelenggaraan pemilu ini atau para pendukung pada penghitungan suara.

“Sehingga terjadi demo dan sebagainya yang dapat terjadi kontijensi konflik social yang menyebabkan kondisi tidak aman,” ucap Bupati Gresik yang meminta pengamanan wilayah Republik Wali diperketat sehingga Pemilu 2019 berlangsung kondusif. (*)

Demikian info kota Gresik terkait berita “Jelang Pemilu 2019, Bupati Gresik Minta Pengamanan Diperketat”, semoga bermanfaat.

Category: Uncategorized
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.